Trip to Karimunjawa

Trip to Karimunjawa Hari 1


Karimunjawa Beach
Kesampaian juga jalan-jalan ke Karimunjawa. Rencana ini sudah hampir sebulan lalu.Cari waktu yang tepat dan ternyata awal minggu bulan Desember ini ada libur nasional yah klop sudah.Tapi harus bolos hari sabtu karena hari sabtu 4 Desember lalu sudah harus sampai di Karimunjawa.Yah sudah lah.Aku pikir kapan lagi ada kesempatan berangkat kesana.

Kami berangkat Jum'at malam dari terminal Purabaya bareng teman sekantor yang bolos juga dan beberapa teman dari adik temen kantorku yang rata-rata alumni Dispro ITS.Total 11 orang yang berangkat dari Surabaya.Ada 4 orang lagi yang berangkat dari Jakarta.Kami naik bus jurusan Semarang kelas ekonomi dengan tiket 40 ribu per orang.Lama juga perjalanan ke Semarang.Yah kira-kira 8 jam.Kira-kira jam 5 pagi lebih sampai juga di terminal Terboyo Semarang.

Apes lah di terminal Terboyo kena calo-calo angkutan.Amblas deh duit 110rb buat sewa angkot untuk 11 orang ke pelabuhan Tanjung Mas Semarang.Padahal kalau turun sebelum terminal kita bisa carter angkot dengan harga setengahnya.


Asap merah dari cerobong pabrik menutupi matahari dilihat dari Pelabuhan Tanjung Mas


Jam 6 pagi sampai juga di pelabuhan Tanjung Mas bareng dengan rombongan dari Jakarta dan total menjadi 15 orang.Cukup banyak juga untuk satu rombongan.Lama juga menunggu di pelabuhan.Karena kapal motor cepat Kartini 1 baru akan sandar di pelabuhan pukul 9 pagi.Kamipun santai dan berfoto-foto dekat pelabuhan.Suasana masih pagi dan belum banyak hiruk pikuk kegiatan pelabuhan.


Ngeksis dulu di Pelabuhan Tanjung Mas


Jam 9 pagi kami berangkat juga.Perjalanan ke Pulau Karimunjawa dari pelabuhan Tanjung Mas kira-kira 3 jam dengan kapal motor cepat.Aku sendiri baru kali ini naik kapal laut.Sempat turun ke buritan kapal,tapi sebentar saja rasanya sudah mual akibat goyangan kapal terkena gelombang air laut yang cukup besar dan kapal juga melaju dengan cepat.Akhirnya sisa waktu di kapal aku habiskan untuk tidur.Yah mending begitu buat yang tidak tahan.Benar juga di buritan kapal banyak orang yang muntah-muntah karena mabuk laut :).


Foto-foto dulu sebelum berangkat


Jam 1 siang lebih kami sampai dan langsung menuju homestay.Homestay yang kami tempati cukup besar.Ada 4 kamar,ruang tv dan ruang tamu serta 2 kamar mandi cukup untuk 20 orang.Hari masih siang,kami terpesona dengan pantai dengan air yang jernih.Ingin rasanya langsung mandi dan snorkling :).Kamipun berangkat jalan-jalan dan berencana menghabiskan siang sampai sore di pantai sembari membawa peralatan snorkling.

Kami diberitahu ada satu sisi pantai yang bagus yaitu di Nirvana Beach.Karena privat beach tidak semua orang bisa masuk dan bersantai disana.Setelah berjalan sekitar setengah jam sampai juga disana.Benar juga,pantai dengan pasir putih halus dan dikelilingi pohon-pohon kelapa di sepanjang pantainya.Apes lagi,tidak berapa lama datang juga bapak si penjaga tempat itu.Dengan tampak galaknya dia meminta bayaran 12.500 rupiah tiap orang.Apa-apaan nih ?.Kamipun tidak bisa berbuat banyak dan akhirnya ngeloyor dari tempat itu sambil menggerutu.Yah apes bener.


Salah satu sisi Nirvana Beach


Kamipun menyusuri sepanjang pantai dan akhirnya menemukan tempat yang bagus untuk berenang dan snorkling.Airnya jernih dengan karang-karangnya cukup bagus.Kamipun coba belajar snorkling di pantai itu.Cukup susah kalau memang belum terbiasa karena memakai peralatan snorkling kita harus terbiasa bernafas lewat mulut.Aku sendiri sempat tersedak karena saat berenang tanpa sengaja bernafas dengan hidung.Rasanya perih dan sakit sekali di dada.


Berenang di pantai sore hari


Menjelang senja kami beranjak pulang ke homestay.Mampir sejenak di warung Pak Joni,makan Lontong Tahu,menu favorit di warung itu.Sambil sesekali bercanda membahas si bapak penjaga Nirvana Beach yang tampangnya galak dengan kumis tebalnya.Hari menjelang malam dan akupun buru-buru mandi dan berangkat tidur.Rasanya ingin menghilangkan penat dengan tidur semalaman dan bangun pagi sambil berharap besok bisa berenang dan snorkling di pantai sebenarnya.


Trip to Karimunjawa Hari 2

Hari sudah pagi.Kulihat jamku menunjukkan pukul 5 pagi lebih.Buru-buru aku ke kamar mandi dan cuci muka dan kuambil kamera digitalku di dalam tas.Hari itu entah kenapa aku ingin jalan-jalan sendiri melihat suasana pagi di pulau Karimunjawa.Walaupun masih pagi suasana di pulau itu sudah mulai ramai.Setelah berjalan beberapa belokan akhirnya sampai juga di dermaga.Dekat sekali dengan alun-alun Karimunjawa.Alun-alun disana hanya seperti tanah lapang dan hanya ramai kalau malam minggu saja dan biasanya hanya ada pertunjukan layar tancap.Udara pagi itu cukup dingin.Tidak di Surabaya saja tapi di Karimunjawa setiap hari cuaca mendung.Di pelabuhan belum begitu banyak aktifitas orang-orang.Duduk santai dan menikmati pemandangan laut dengan langitnya yang menghitam tanda akan turun hujan.Damai sekali rasanya hidup di Karimunjawa.Sesekali aku potret aktifitas orang-orang di pelabuhan.


Pemandangan pagi pelabuhan Karimunjawa


Tak terasa hampir jam 7 pagi.Aku bergegas balik ke homestay karena jam setengah 8 kami harus berangkat.Setelah makan pagi kami bersiap-siap berangkat.Langit semakin menghitam dan gerimis mulai turun.Setelah sampai di pelabuhan dan berfoto sebentar kami bergegas naik perahu.Hujan mulai turun dan angin laut berhembus kencang dan udara semakin dingin.Sesekali ombak besar menghempas perahu kami rasanya seperti naik roller coaster.


Berfoto dulu sebelum berangkat


Tujuan pertama kami hari itu ke penangkaran hiu dan berenang dengan hiu.Letaknya cukup dekat dengan pelabuhan,sekitar 15 menit perjalanan.Sampai juga di tujuan.Begitu sampai terlihat beberapa ikan hiu tampak berenang di panangkaran yang terdiri dari dua kolam yang cukup besar dan dalam.Seumur hidup baru kali ini melihat dan mencoba berenang dengan hiu.Tidak berapa lama dua kolam itu sudah dipenuhi dengan orang-orang dengan peralatan snorklingnya masing-masing.Aku sendiri mencoba untuk bersnorkling.Ternyata lumayan susah karena harus bernafas dengan mulut.Tapi lama-lama terbiasa juga.Seru sekali dan anehnya tidak seperti di film-film hiu yang memakan manusia,justru hiu-hiu itu ketakutan dan berkumpul di pojok kolam.Sempat berhasil meraba hiu yang lewat.Tubuhnya begitu licin seperti belut.Agak takut juga kalau tiba-tiba hiu itu menggigit tangan entah apa yang selanjutnya terjadi.Setelah cukup lama di penangkaran hiu kamipun berpindah tujuan.


Kolam penangkaran ikan hiu


Perjalanan cukup lama.Hampir satu jam di kapal dengan cuaca yang gerimis dan angin laut yang dingin.Sampai juga di dermaga sebuah pulau.Hujan semakin deras dan buru-buru kami mencari tempat berteduh.Pantai dengan pasir putih halus dan dikelilingi pohon kelapa dan cemara.Airnya begitu jernih sehingga karang-karang kelihatan sekali dari tepi pantai.Akhirnya kesampaian juga bersnorkling di pantai yang bagus.


Berfoto di tepi dermaga


Buru-buru aku ambil peralatan snorkling dari kapal.Kali ini aku coba memakai fin.Tapi ternyata susah juga berjalan di air dengan fin di kaki.Tapi untuk berenang sangat mudah tapi terasa pegel juga di kaki.Karang-karang di pantai ini sangat bagus dengan berbagai ikan dan bintang laut.Aku sendiri menemukan bintang laut berwarna biru.Kalau dipegang rasanya seperti karet ban yang tebal dan keras.


Nemo dan Bapaknya :)


Sangat bagus karang-karang disana.Apalagi karang di bawah dermaga sangat bagus tetapi sangat dalam.Kira-kira ada 5 meter dalamnya.Aku sendiri tidak bisa berenang.Tapi nekat memakai pelampung tapi susah juga bersnorkling dengan pelampung.


Gaya dulu ah


Setelah berfoto-foto underwater di dermaga kami berangkat lagi ke tujuan pulau lain yang tidak begitu jauh dari pulau sebelumnya.


Karang bagus di dermaga


Setelah makan siang kami menikmati suasana pantai cukup dangkal dan sangat bening tapi tidak begitu banyak karang-karang disana.Hujan masih deras tapi kami sempat juga bersnorkling ria di tepi dermaga pulau itu.Ternyata karang-karang disana bagus juga.Setelah puas bersnorkling kami melanjutkan perjalanan ke arah pulang.

Setengah jam perjalanan kami sampai juga disuatu pulau yang dinamakan pulau gosong.Entah kenapa dinamai pulau gosong.Pulau ini sekilas seperti gundukan pasir pantai di tengah laut.Ukurannya tidak lebih dari ukuran lapangan futsal :).Begitu unik kalau dilihat.


Pulau Gosong


Setelah melempar jangkar kamipun berenang menuju pulau.Karang-karang di pinggir pulau cukup tajam sehingga kita harus berhati-hati.Di pulau ini kami berfoto-foto bersama.Bagus sekali berfoto disini.Seperti orang terdampar di tengah lautan :).Karang-karang disana tidak kalah bagusnya.Karangnya berukukan besar dan banyak ikan dan bulu babi di dasarnya.


Foto bersama di Pulau Gosong


Tak terasa sudah pukul 4 sore.Hujan sudah berhenti dan kamipun beranjak pulang.Rasanya kaki perih sekali karena tergores karang-karang yang tajam.Ingin buru-buru pulang ke homestay untuk mandi dan menikmati kopi dan lontong tahu di warung Pak Joni.Capek sekali rasanya karena hampir seharian bersnorkling.Pengalaman yang mengasyikkan.Malam itu tidur sangat nyenyak karena kecapekan :).


Trip to Karimunjawa Hari 3

Hari rasanya berlalu begitu cepat.Tak terasa sudah seminggu lebih sejak perjalananku ke Pulau Karimunjawa.Hari ketiga di sana rasanya berlalu begitu cepat.Mungkin karena pagi hari hujan sudah mulai turun deras.Kamipun masih malas-malasan tidur di homestay.Rasanya keberangkatan hari itu akan molor karena hujan.Benar juga dugaanku.Setelah mandi dan bersiap-siap kami berangkat ke pelabuhan sekitar jam 9 pagi.Molor dari hari sebelumnya.Hari masih mendung dan gerimis ketika kami meninggalkan pelabuhan.Tujuan kali ini berbeda dari hari sebelumnya karena kami mengambil arah ke kanan dari pelabuhan melewati tempat penangkaran hiu dan terus ke kanan.Perjalanan kurang lebih satu jam melewati pulau utama Karimunjawa.

Setelah melempar jangkar kamipun bersiap-siap untuk snorkling.Spot snorkling kali ini seperti di tengah laut namun dengan perairan yang cukup dangkal dan karang-karang yang tidak kalah bagusnya.


Nemo


Berbagai macam ikan dan karang di spot ini sangat menarik.


Nemo lucu


Karang-karang yang ada tidak kalah menariknya.Sangat bagus kalau dan masih alami.Banyak sekali clownfish di baliknya.


Karang-karang yang indah


Memang susah snorkling di perairan yang cukup dalam dengan pelampung.Di pantai yang dangkal kebanyakan karang tajam dan tinggi-tinggi tapi tidak begitu banyak ikan di dalamnya.Kalau di spot yang cukup dalam sekitar 2-6 meter karang disana besar dan bagus-bagus.Banyak clownfish dan bintang laut.


Bintang laut


Setelah cukup kami melanjutkan perjalanan lagi kurang lebih setengah jam.Dari kejauhan nampak pulau dengan pasir putih dan airnya yang bening kebiruan.Hari sudah mulai panas walaupun ada sedikit mendung di langit namun tidak turun hujan.Kami begitu terpesona dengan keindahan pulau itu.Pasir putih yang luas dan pohon-pohon kelapa dan cemara yang menghijau mengelilingi pulau.Pulau ini tidak terlalu besar tapi pantai berpasirnya begitu luas mirip gurun di tengah lautan :).Indah dan mempesona.


Panorama pulau


Setelah kapal berlabuh kamipun segera turun,kali ini tanpa peralatan snorkling.Kami hanya ingin berfoto-foto di tempat itu dan berjalan-jalan menikmati keindahan pulau.Setelah berfoto-foto dan bermain dipinggir pantai dan coba mengelilingi pulau itu.Sedangkan para pemandu kami sedang sibuk mempersiapkan ikan bakar dan makan siang.


Bakar-bakar ikan



Sepanjang pantai airnya begitu jernih dan dangkal,sehingga kita bisa melihat beraneka tumbuhan laut yang ada dan beraneka macam cemara laut yang tumbuh disana.


Buah cemara laut


Disatu sisi pulau aku sempat berfoto dengan pemandangan gunung dan pasir yang begitu halus dan putih.Dari sisi ini kami bisa melihat pulau Karimunjawa dan pulau-pulau lain yang kelihatan kecil di kejauhan.


Terdampar


Setelah puas berkeliling kami menikmati makan siang dengan ikan bakar sambil duduk di pantai.Hohoho nikmat sekali rasanya.Benar-benar menikmati liburan rasanya.Setelah makan siang kami bermain pasir dan membuat bentuk buaya dari pasir.Maklum teman-teman rombonganku ini para alumni Despro ITS semuanya kreatif.Ada-ada saja yang dibuat teman-teman ini yang membuat rombongan lain terheran-heran dan kagum.Akhirnya kami berfoto bersama di gundukan pasir berbentuk buaya.Asyik juga kalau dilihat.

Berfoto bersama buaya


Menjelang sore kamipun berkemas meninggalkan pulau itu kearah pulang.Dalam perjalanan kami sempat bersnorkling ria untuk terakhir kalinya.Aku sendiri tidak ikut karena rasanya badan ini kedinginan dan kepala pusing.Mungkin karena ikan bakar yang aku makan sebelumnya.Aku hanya menikmati orang-orang bersnorkling dari atas kapal dan sesekali mengambil foto mereka.Sayang sekali sebenarnya karena spot terakhir ini bisa di bilang paling bagus daripada spot sebelumnya.

Karangnya mirip screensaver


Ikan warna-warni


Ikan merah putih ?


Beraneka macam karang dan ikan


Masih banyak lagi foto-foto keindahan bawah laut karimunjawa.Rasanya ingin sekali bersnorkling ria di taman bawah laut lainnya menikmati keindahan bawah laut yang tidak kalah mempesona.
Setelah puas kamipun siap-siap pulang ke homestay.Cuaca masih mendung dan hari menjelang sore.Kapal kami sampai terlebih dahulu di pelabuhan.Di sekitar homestay banyak toko cinderamata yang sebagian besar buka pada waktu malam saja.Aku sendiri sempat membeli kaos khas Karimunjawa.Malamnya kami mulai packing barang-barang dan mengkopi foto-foto dari para pemandu dari Wisatakita.Keesokan paginya kami sudah harus pulang.Rasanya belum puas bersnorking tapi besoknya kami harus pulang karena hari liburnya juga sudah habis dan kapal rencana berangkat jam 11 pagi.Selesai sudah perjalanan wisata hari itu.Sebentar saja semuanya sudah terlelap dalam tidur.Capek dan kaki masih sakit dan lecet terkena karang-karang.We have a good night sleep :).

Trip to Karimunjawa Hari 4

Sayup-sayup kudengar suara hujan turun di luar.Kulihat jamku menunjukkan pukul 7 pagi.Hari ini hari terakhir di Karimunjawa.Rasanya masih belum puas rasanya berkeliling di pulau ini.Masih banyak tempat-tempat yang ingin dijelajahi.Tapi hari ini adalah hari libur terakhir.Besok harus mulai kembali ke rutinitas pekerjaan di kantor.Setelah mandi dan sarapan, aku dan teman-teman lainnya bersiap packing barang-barang.Diluar cuaca masih mendung dan gerimis.Kami masih bersantai di homestay dan ngobrol dengan Pak Kusairi salah satu orang yang rasanya sudah lama tinggal disana.

Menjelang siang kira-kira kami mendapat kabar kalau KMC Kartini 1 sudah merapat di dermaga Karimunjawa.Kabar buruknya mereka tidak berani melakukan perjalanan hari itu karena cuaca kurang bagus dan gelombang tinggi.Kami dan beberapa teman sempat panik terutama teman-teman dari Jakarta,karena mereka hari itu harus naik pesawat balik ke Jakarta.Aku sendiri dan temanku masih bimbang dan bingung apakah hari ini harus pulang atau menunggu sampai besok.Kalau menunggu sampai besok berarti kami harus bolos satu hari lagi.Wah bingung juga cari alasan bolos.Tapi bagaimana lagi karena memang hal tak terduga kalau kepulangan hari itu tertunda.Masa bodoh lah dipikir besoknya :).

Teman-teman dari Jakarta nekat untuk berangkat hari itu juga.Akhirnya mereka dengan beberapa orang dari rombongan lain menyewa perahu untuk balik ke Semarang untuk mengejar pesawat.Yang lainnya tinggal satu hari lagi di homestay menunggu keberangkatan kapal esok paginya.

Siang harinya kami diajak jalan-jalan oleh para pemandu dari Wisatakita ke Palm Beach Resort.Salah satu private resort di Karimunjawa yang bersebelahan dengan Nirvana Resort.Cukup jauh juga tapi tidak rugi karena pantainya bagus dan rasanya lebih bagus dari Nirvana Beach.Pantai dengan berapa resort yang sedang dibangun dan sepanjang pantainya di tumbuhi banyak pohon kelapa dan pantai dengan dermaga dan batu-batu besar di sekelilingnya.


Panorama salah satu sisi Palm Beach Resort


Kami ramai-ramai berfoto disana.Yah sayangnya setiap orang harus membayar 5000 rupiah untuk masuk di tempat itu.Ya sudahlah karena sia-sia juga kalau balik karena sudah berjalan cukup jauh.


Pemandangan dermaga Palm Beach


Pantai dengan latar belakang bukit yang bagus dan dari kejauhan kita bisa melihat pulau-pulau lain yang begitu kecil.Banyak pohon kelapa sepanjang pantainya.Walaupun pantainya tidak terlalu luas tapi memiliki pasir yang halus dan banyak batu-batu sepanjang pantainya.


Pohon-pohon kelapa sepanjang pantai


Sangat bagus kalau disini saat sunrise.Sampai sore kami berfoto-foto dan ngobrol di tepi dermaga.Pemandangan sangat bagus juga waktu sore hari.


Dermaga Palm Beach sangat bagus saat sunrise
Menjelang maghrib kami balik ke homestay.Setelah mandi malamnya kami bareng-bareng nonton sepakbola Indonesia vs Thailand di Rumah Makan Bu Ester.Salah satu rumah makan tujuan disana yang lebih murah dibanding dengan warung Pak Joni :).Kita bisa makan prasmanan dengan berbagai macam menu.Favoritku di warung ini adalah tumis cumi pedas.Malamnya kami pun berangkat tidur dan berharap semoga kami bisa berangkat pulang besok paginya. 

Trip to Karimunjawa by satujam saja

Subscribe to receive free email updates: